Penggunaan
etanol untuk berbagai keperluan semakin meningkat. Sumber bahan bakar minyak
dunia yang terus mengalami penurunan dan masalah yang ditimbulkan dari
penggunaan bahan bakar minyak seperti polusi dan global warming, disatu sisi, menjadi fokus utama peneliti di
seluruh dunia untuk menemukan sumber
energi yang baru, bersih dan murah. Bioetanol
merupakan salah satu energi alternatif yang paling banyak dikembangkan saat
ini. Bioetanol dapat diperoleh dari proses fermentasi gula dari sumber
karbohidrat menggunakan bantuan mikroorganisme.
Pengembangan bioetanol membutuhkan lahan yang
luas, tapi hal ini tidak perlu menimbulkan kekhawatiran akan mengganggu
kepentingan pangan. Bioetanol dapat diproduksi dari berbagai macam bahan baku
yang dapat diperbaharui, seperti produk hasil pertanian, hasil penebangan
hutan, dan juga dari limbah atau hasil samping dari pengolahan industri dan
rumah tangga.salah satunya yaitu biji nangka yang merupakan hasil samping pengolahan keripik nangka. Biji nagka mengandung pati sekitar 67% sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan baku bioetanol. pati biji nangka tidak dapat langsung difermentasi oleh mikroorganisme, tetapi harus melalui proses hidrolisis untuk dipecah menjadi sirup glukosa yang langsung dapat difermentasi. hidrolisis pati dapat dengan menggunakan enzim yang dikenal sebagai hidrolisis enzimatis. Hidrolisis enzimatis pati menggunakan enzim alfa amilase dan
glukoamilase untuk memecah ikatan 1,4
dan 1,6-glikosidik pada pati menjadi glukosa. Hidrolisis ini terdiri dari 3
tahap, sesuai dengan pernyataan Chaplin and
Buckle (1990) yang menyatakan bahwa ada 3 tahap konversi pati menjadi glukosa,
yaitu gelatinisasi, likuifikasi, dan sakarifikasi. Sirup glukosa yang
dihasilkan dari hidrolisis pati enzimatis berupa cairan bening setelah
mengalami proses pemisahan dengan padatan melalui penyaringan.
fermentasi sirup glukosa untuk menjadi etanol dapat dilakukan baik menggunakan yeast ataupun mikroba, seperti Saccharomyces cerevisiae ataupun Zymomonas mobilis yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.